Published On: Wed, Dec 19th, 2012

Jaminan Sertifikat Capai Rp 878 Miliar

Share This
Tags

Surat tanah atau sertifikat yang diterbitkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) menjadi jaminan terbesar di sejumlah bank. Selama tahun 2012, jaminan dengan menggunakan sertifikat mencapai angka Rp 878 miliar.

Kepala Kanwil BPN Jawa Tengah Joko Dwi Ciptono mengatakan, sertifikat yang diterbitkan bukan hanya menjadi bukti sah kepemilikan tanah, tapi bisa bermanfaat bagi masyarakat salah satunya dijadikan agunan di sejumlah bank.

“Tahun 2012 agunan dari surat tanah ini mencapai Rp 878 miliar, dan diharapkan tahun 2013 mendatang lebih banyak lagi setelah ada kemudahan bagi warga untuk mengurus sertifikat,” jelasnya dalam acara Peluncuran Sistem Informasi Interaksi Pertanahan Kendal (Sintal) Rabu (19/12) di pendopo.

Kanwil BPN Jawa Tengah memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemkab Kendal yang sudah memberikan bantuan mobil pelayanan sertifikat atau Larasita. “Mobil bantuan ini untuk membantu mobil pelayanan yang sudah ada. Apa yang dilakukan di Larasita sama dengan pelayanan di kantor kami, hal ini untuk mencakup masyarakat yang jauh dari ibukota kabupaten,” imbuhnya.

Ditambahkan, pelayanan pembuatan sertifikat tidak hanya dilayani dengan mobil Larasita. Petugas akan menggunakan sepeda motor jika wilayah tidak dapat ditempuh dengan mobil. “Jika tidak juga bisa dijangkau dengan sepeda motor, maka petugas kami akan berjalan kaki demi memberikan pelayanan yang lebih baik,” kata Joko.

Sementara itu Bupati Kendal Widya Kandi Susanti mengatakan, program Sintal ini merupakan  satu-satunya di Indonesia dengan harapan bisa memberika pelayanan kepada masyarakat dan bisa mengakses 15 layanan BPN.

“Dengan sistem ini warga bisa mengakses layanan dengan mengirimkan SMS ke nomor pelayanan BPN,” katanya.

Sedangkan Kepala BPN Kendal Jaya SH mengatakan, pihaknya akan meluncurkan program Sintal atau Sistem Informasi Interaktif Pertanahan Kendal. “Sistem ini akan menggunakan fasilitas SMS dan warga bisa mengetahui sejauh mana proses pembuatan sertifikat miliknya tanpa harus bolak-balik ke kantor BPN Kendal,” jelasnya.

Warga juga bisa mengakses 15 pelayanan BPN kendal hanya dengan mengirim SMS ke nomor center 082324515888. “Intinya kita akan menerapkan sistem jemput bola dan menginformasikan kepada pemohon apa yang sudah kita kerjakan,” imbuh Jaya.

BPN Kendal dan Pemkab Kendal juga akan menerima penghargaan dari pemerintah pusat, dan akan menjadi model nasional karena berhasil menyelesaikan sengketa tanah di Desa Trisobo dengan menerbitkan 560 bidang kepada warga penggarap. “Kita berharap dengan pemberian sertifikat kepada 560 warga Desa Trisobo Boja, bisa dimanfaatkan dengan baik,” jelasnya. (03)

 

 

 

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

=