Published On: Fri, Nov 23rd, 2012

Pelayanan Puskesmas Belum Memuaskan

Share This
Tags

Pelayanan di sejumlah Puskesmas rawat inap di Kabupaten Kendal belum memuaskan, sejumlah pasien mengaku pelayanan tidak maksimal dan terkesan asal-asalan. “Yang paling banyak dikeluhkan adalah kebersihan ruangan dan lingkungan puskesmas. Sehingga banyak warga yang rawat inap di puskesmas tidak betah dan lebih memilih ke rumah sakit swasta atau balai pengobatan,” kilah Munasiroh warga Brangsong.

Menanggapi pelayanan Puskesmas rawat inap yang kurang maksimal,  Tim Penilai Pelayanan Publik yang menyasar pada penilaian kualitas layanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang menyelenggarakan rawat inap atau layanan 24 jam.  Koordinator Lomba Pelayanan Publik Puskesmas, Wahyu Hidayat, SH, MH, yang juga Kabag Hukum Setda Kendal, menyebutkan tujuan lomba untuk mengetahui sejauhmana kualitas layanan Puskesmas terhadap masyarakat sekaligus mendorong Puskesmas yang bersangkutan untuk meningkatkan pelayanannya dan memperbaiki apa yang menjadi kekurangannya.

Sesuai dengan Peraturan Daerah No 4 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Kabupaten Kendal, lanjut Wahyu, setiap SKPD yang terdiri dari Setda, Setwan, dinas daerah termasuk Unit Pelaksana Teknis Daerah ( UPTD ), Lembaga Teknis Daerah, kecamatan dan kelurahan/desa berkewajiban memberikan pelayanan yang berkulaitas, cepat, murah, terjangkau dan terukur.

Puskesmas yang termasuk sebagai UPTD dari Dinas Kesehatan pun harus memberikan pelayanan tentang kesehatan yang baik dan berkulaitas pada masyarakat ( pasien ). Tiap puskesmas dalam melayani masyarakat harus berpedoman pada standar pelayanan yang telah ditetapkan. mulai dari visi, misi, motto, maklumat pelayanan yang diterapkan antara lain sejak proses pendaftaran, penanganan gawat darurat, pengobatan pasien, perawatan pasien sampai kontrol pasien pasca perawatan.

Sementara, Tim Penilai Lomba yang terdiri dari perwakilan Bagian Hukum, Bagian Tata Pemerintahan, Bagian Organisasi serta Bagian Humas yang dipimpin Mohamad Eko dari Bagian Organisasi pada hari pertama melakukan penilaian secara mendadak di Puskesmas Limbangan Kecamatan Limbangan, Puskesmas Boja Kecamatan Boja, Puskesmas Kaliwungu Kecamatan Kaliwungu dan Puskesmas Brangsong 2 Kecamatan Brangsong. Diteruskan hari berikutnya denga menyambangi Puskemas Sukorejo Kecamatan Sukorejo, Puskesmas Rowosari 2 Kecamatan Rowosari, Puskesmas Pegandon Kecamatan Pegandon, Puskesmas Cepiring Kecamatan Cepiring serta Puskesmas Kendal 1 Kecamatan Kendal Kota.

Menurut Eko, Puskesmas yang dinilai dipilih yang memiliki fasilitas rawat inap dengan alasan agar penilaian dapat menyeluruh dan lengkap karena ada pasien yang dirawat selama 24 jam. Selain itu juga petugas yang akan diwawancari jam berapapun pasti ada, mengingat jadual penilaian yang hanya dua hari.

Dari 9 Puskesmas Rawat Inap yang dinilai, satu sudah akreditasi penuh yaitu Puskesmas Kendal 1, Puskesmas Limbangan berakreditasi dan Puskesmas Cepiring dalam proses menuju akreditasi. penilaian dilakukan dengan melakukan tanya jawab dengan petugas, mengecek fasilitas penunjang pelayanan ( pengobatan, perawatan, laboratorium, pemerikasaan ), memeriksa kondisi ruang diantaranya ruang perawatan pasien, ruang laborat dan ruang pemeriksaan dan menanyakan kepada pasien atau keluarga tentang pelayanan yang mereka terima dari dokter, paramedis dan petugas puskesmas lainnya. Untuk lebih memperkuat penilaian, fasilitas-fasittas yang ada diambil gambarnya. (03)

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

=