Published On: Thu, Nov 1st, 2012

Petugas Registrasi Dituntut Jujur

Share This
Tags

Petugas registrasi mempunyai peran yang sangat penting dalam menentukan angka valid kependudukan. Dari data tersebut bisa dicari permasalahan yang berhubungan dengan kependudukan. Untuk itulah petugas registrasi dituntut bisa bekerja secara jujur agar angka yang dikumpulkan tentang penduduk tidak salah.

Berdasarkan PP Nomor 37 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan UU Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan dan Perda Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Penyelenggaraan Adminstrasi Kependudukan, diadakan kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi bagi para Petugas Registrasi seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Kendal di Pendopo Pemkab Kendal.

Bupati Kendal, dr Widya Kandi Susanti, MM, CD dalam kegiatan tersebut, mengajak agar para petugas registrasi yang ditunjuk agar valid dan benar dalam mengadministrasikan dan mengumpulkan data-data kependudukan di wilayah masing-masing.

“Petugas harus mampu memberikan pemahaman akan pentingnya administrasi atau dokumen kependudukan yaitu Akte Kelahiran, Akte Kematian dan Akte Nikah. Masyarakat juga dihimbau agar jujur dalam memberikan keterangan dan jangan sampai memalsukan data,” katanya.

Lantaran pekerjaan yang diemban para para Petugas Registrasi tidak ringan, bupati menghargai jerih payah mereka dengan akan dianggarkannya insentif supaya petugas selalu bersemangat dalam bekerja.

Sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, petugas Registrasi  mempunyai tugas dan tanggungjawab memberikan pelayanan pelaporan peristiwa kependudukan dan peristiwa penting serta pengelolaan dan penyajian data kependudukan di desa dan kelurahan. Pembinaan dan sosialisasi diperlukan bagi para petugas, mengingat permaslahan kependudukan dan pencatatan sipil merupakan permasalahan hukum, bersifat dinamis dan berdampak pada bidang lain.

Pembinaan dan Sosialisasi bertujuan mensosialisasikan kebijakan – kebijakan  aktual bidang kependudukan sekaligus menjadi media komunikasi langsung denga para nara sumber terkait soal permaslahan yang sedan menjadi sorotan masyarakat, antara lain keharusan untuk memperoleh penetapan pengadilan untuk mengurus akte kelahiran yang telah berusia lebih dari satu tahun, keharusan mendapatkan penetapan pengadilan mengenai terjadinya perbedaan nama di berbagai dokumen.  Peserta berasal dari 266 desa dan 20 kelurahan se-Kabupaten Kendal, kecuali Kelurahan Candiroto dan Kelurahan Ngilir, Kecamatan Kendal serta Desa Kadilangu Kecamatan Kangkung yang berhalangan hadir. (03)

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

=