Published On: Tue, Sep 11th, 2012

Petani Pilih Tanam Polowijo

Share This
Tags

Sudah dua hari ini, hujan turun diwilayah Kabupaten Kendal. Meskipun tidak deras, namun air hujan tersebut, cukup bagi petani untuk mulai menggarap sawahnya. Seperti yang dilakukan oleh Rohani (45), salah satu petani asal Kaliwungu. Rohani mengaku, setelah memanen padinya, beberapa bulan ini belum pernah menanami sawahnya. Sebab tidak air.

“Sekarang saya baru bisa mengolah sawah saya. Sebab sudah ada sedikit air, setelah dua hari ini hujan,” kata Rohani.

Rohani menjelaskan,  meskipun sudah bisa mengolah sawahnya namun ia belum berani menanami lahan tersebut dengan tanaman padi. Sebab takut hujan tidak turun lagi.

“Kami baru berani menanam padi pada bulan November. Saat ini kami baru berani tanam polowijo,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila dipaksakan tetap menanam padi, hasilnya akan jelek. Kalau pun bisa tumbuh, padi tersebut tidak berisi.

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan, Sri Purwati, mengatakan keputusan petani menanam sawahnya dengan tanaman polowijo, sangat tepat. Kalau dipaksakan menanam padi, hasilnya bisa tidak maksimal. Sebab padi baru bisa ditanam sekitar dua atau tiga bulan kedepan. (02)

 

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

=