Published On: Sat, Jun 30th, 2012

Ki Joko Edan ‘Ngedan” di Mapolres Kendal

Share This
Tags

Dalang kondang Ki Joko Edan Jumat malam (29/6) pentas wayang kulit di halaman Mapolres Kendal. Ki Joko Edan bukan yang pertama kalinya diundang Polres Kendal dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara. Lakon yang dibawakan berjudul Semar Mbangun Kahyangan atau  turunnya wahyu Cakraningrat.

“Maksudnya wahyu Cakaraningrat adalah wahyu ratu, siapa yg mendapatkan wahyu Cakraningrat, maka akan menjadi  Ratu Tanah Jawa yang adil. Syaratnya harus menguasai jaman. Jika sekarang jamannya perubahan dan semua serba berubah, maka ratu harus benar-benar tahu akan perubahan,” jelas Ki Joko Edan ketika sedang mempersiapkan pentas.

Sebelum Ki Joko Edang memulai memainkan wayangnya, Ki Joko Edan memberikan kenang-kenangan kepada Kapolres Kendal AKBP Kusdiantoro berupa wayang kulit Semar. Seperti biasanya, sinden sekaligus penyanyi campursari Nurhana yang juga istri Ki Joko Edan juga ikut mendampinginya. Ditanya sudah berapa kali Ki Joko Edan  main di Kabupaten kendal, jawabnya sudah tidak bisa dihitung lagi, karena seringnya ditanggap di Kabupaten Kendal. Menurut Ki Joko Edang yang sekarang juga sedang mempersiapkan album campursari barunya, Kendal merupakan filter atau tolok ukur bagi dalang. Seorang dalang akan moncer dan terkenal, jika sering diundang di Kendal. “Masyarakat Kendal itu sudah  kritis tentang wayang dan tahu tentang filosofis  makna wayang,”tegas Ki Joko Edan.

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

=